Diklat BDI Denpasar Terasa Liburan Di Hotel


Kapan terakhir kamu mengikuti diklat? berapa hari? rasanya membosankan? Jika saya bilang diklat di Balai Diklat Industri (BDI) Denpasar terasa liburan di hotel, kamu percaya?! Jangan percaya dulu sebelum kamu membaca pengalaman saya berikut, silahkan ambil cemilan dan secangkir kopi buat temani cerita saya.

Berangkat dari Stasiun Jombang hari Sabtu tanggal 28 September 2019 jam 12 siang selama 8 jam turun di stasiun Banyuwangi jam 9 malam dengan harga tiket 88rb, kemudian di pelabuhan Ketapang naik travel selama 3 jam dengan harga 70rb turun di terminal Ubung, terakhir naik ojol ke lokasi BDI selama 10 menit dengan harga 20rb, akhirnya sampai DBI jam 4 pagi hari Minggu tanggal 29 September 2019. Total perjalanan sekitar 12 jam perjalanan dengan biaya tidak sampai 200rb, sampai di gerbang BDI bertemu pak Satpam yang ganteng dan rasa pegal dan ngantukku-pun seketika menghilang, orangnya ramah, koperku seberat 10kg lebih dibawakan dari gerbang sampai depan pintu asrama. Karena area BDI luas banget, dari gerbang sampai asrama butuh waktu sekitar 5 menit dengan jalan kaki.

Koperku dibawakan pak Satpam yang ganteng 

Saat masuk kamar asrama, wow... seperti masuk kamar hotel, ruangan bersih, ber-AC, ada 3 kasur yang empuk, televisi dengan channel indonesia dan luar negeri, meja yang luas, kursi yang nyaman, lemari besar lengkap dengan hanger baju dan kamar mandi dalam yang luas dan bersih. Masih kurang nyaman? tiap 2 hari sekali ada mbak-mbak OB yang siap membersihkan kamar, gantikan bantal, guling, sprei dan semuannya gratis! Masih kurang? ada area menjemur baju yang luas dan tempat buat setrika baju, buat yang tidak terbiasa cuci dan setrika baju, ada juga jasa laundry yang datang 2 hari sekali. Masing kurang? ada kantin buat memanjakan lidah dan perut peserta, disajikan dalam bentuk prasmanan, menu selalu berbeda dan semuanya bumbunya mantap, mulai dari nasi, lauk, sayur, krupuk, buah sampai sambalnya itu enak banget, kamu juga bisa ambil air minum sebanyak yang kamu butuhkan dan semua makanan di kantin gratis.

Masih kurang? ada area gym buat kamu yang terbiasa olah raga setiap hari, alat gymnya lengkap dan dibuka setiap hari dari pagi sampai malam, ada tempat beribadah juga untuk yang beragama Islam. Soal laboratorium komputernya? jangan ditanya komplitnya, asramanya saja setara hotel, apalagi labnya, dengan spec untuk animasi, ruangan ber-AC, meja dan kursi yang nyaman, kerja seharian tidak terasa lama. Dijamin betah dan kesehatan terjamin selama diklat di BDI Denpasar.

Suasana kamar saat baru sampai, bersih dan nyaman

Suasana kamar luas dan bikin betah

Pembukaan Diklat dilaksanakan pada hari Senin, 30 September 2019 dengan 23 peserta dari Asmindo, peserta mendapat ATK berupa tas, note, bolpoin, buku panduan, tubler dan name tag yang diperlukan untuk absensi jam 8 pagi, 12 siang saat jam belajar dan untuk kita keluar-masuk area BDI dengan absensi di pos satpam. Saat pembukaan dijelaskan semua peraturan asrama, mulai tentang diklat, ujikom dan fasilitas apa saja yang peserta dapat sampai pulang ke rumah. Dapat apa saja? banyak banget, diantarannya uang transport pulang-pergi dan uang jajan 20rb/hari, asrama, makan 3x sehari jam 7 pagi, 12 siang, 6 malam dan 2x coffee break jam 10 pagi dan 3 sore.

Dijamin pulang diklat berat badan naik

Menu favorit soto ayam

Suasana kantin makan bersama semua angkatan sambil sharing pengalaman
Bisa menampung 200 lebih peserta

Suasana coffee break bersama peserta dan para tutor

Jadi tiap peserta dapat berapa? saya tidak tanya dan tidak menghitungnya, yang pasti ini namanya rezeki berlimpah, karena yang paling berharga adalah ilmunya, tutornya ada pak Johny Arta dan bli Wayan Wiranata, tanya sesulit apapun akan dibantu solusinya, beliau sabar banget cara mengajarnya, ramah, humoris jadi suasa belajar cair, tidak tegang alias santai tapi ilmunya sampai ke peserta. Belajar dilaksanakan dari hari Senin-Sabtu mulai jam 8 pagi sampai 5 sore, kecuali hari jumat mulai jam 9 pagi, karena jam 7-8 pagi ada senam bersama di depan gedung animasi, kemudian hari sabtu selesai jam 4 sore. Hari minggu libur, peserta bebas untuk jalan-jalan atau istirahat di kamar. Semua kegiatan, jam belajar sangat manusiawi, jadi peserta nyaman dan tidak terasa berat/stress. Jika kamu merasa butuh tambahan jam belajar di lab, boleh sewa lab di jam 7 malam sampai 10 malam, siapa yang rajin sewa lab?

Ini name tag-ku, mana name tag-mu?

Hari pertama Diklat sebelum pembukaan, foto bersama mbak Alin

Saat pembukaan bersama Bapak Robert dari Asmindo

Mereka lagi antri apa? antri absensi pake name tag, boleh nitip absen?

Suasana belajar, saya sampai hapal lagu dangdut berkat pak Udin di depan saya yang rajin tiap hari putar lagu dangdut pantura

Suasana senam pagi bersama peserta dan seluruh staff BDI Denpasar

Setelah diklat berjalan selama hampir 3 minggu dengan latihan membuat desain furnitur menggunakan software Autodesk Maya 2019, Adobe Photoshop CC 2019 dan aplikasi editing foto dan video lainnya, tibalah waktu uji kompetensi dengan skema Graphic Design dan asesor dari LSP TIK Indonesia Surabaya, ujikom dengan alur ujian praktek berupa praktek membuatkan brosur dan kartu nama sesuai brief, terakhir sesi wawancara dengan menjelaskan desain yang sudah dikerjakan. Alhamdulillah semua peserta hasilnya kompeten.

Autodesk Maya 2019 software membuat design prototipe 3D dan hasilnya sangat nyata

Para pejuang kompeten menunggu dipanggil sesi wawancara
Ada yang sambil jualan pie Bali, berapa mbak harga pienya?

Bukan senyum karena bisa mengerajakan brief
Tapi ibu-ibu bahagia karena lusa bertemu anak dan suami

Tibalah hari yang paling ditunggu yaitu pulang ke rumah, berkumpul dengan keluarga, semua peserta pulang dengan jalur udara dengan jadwal jam kepulangan dan pesawat yang berbeda-beda. Sebelum pulang peserta sudah berburu berbagai oleh-oleh untuk keluarga mulai dari aksesoris, cemilan dan saya memutuskan hanya bawa bubuk kopi Bali, karena suami dan teman-teman saya kebanyakan suka kopi, saya borong 3 kilo kopi Bali. Kamu paling suka bawa oleh-oleh dari Bali berupa apa?

Full oleh-oleh kopi Bali

Karena jadwal pesawat saya jam 9 malam, maka pagi sampai sore saya ikut workshop stone carving and coloring di Bikin Makerspace yang lokasi worskhopnya di belakang gedung animasi, diajarin cara memotong batu, mengukir bentuk bunga sampai pewarnaan dan saya merasa berbakat mengukir, hanya melihat contoh saya merasa ketagihan dan cepat mengerjakannya tanpa kesulitan, mulai dari menggambar pola, membentuk ukirannya membentuk bunga kamboja yang cantik, terima kasih bli Agus sudah memberikan ilmu dan pengalaman yang sangat menarik dan bermanfaat untuk saya.

Pakai batu cadas dengan tekstur lembut dan mudah diukir sesuai kebutuhan

Terima kasih bli Agus ilmunya keren dan bermanfaat

Hasil belajar stone carving and coloring bersama Bikin Makerspace Bali

Kloter terakhir ke bandara Ngurah Rai Bali bersama teman-teman dengan tujuan Semarang, kami berangkat mulai jam 4 sore, Alhamdulillah tidak macet ke bandara ditempuh selama satu jam, cuaca cerah dan penerbangan sampai bandara Juanda lancar. Dari Juanda ke Jombang ditempuh selama satu jam dan sampai rumah langsung cium anak-anak yang sudah tidur pulas. Paginya mereka bilang "Mama... adek jangan ditinggal lagi ya, adek kangen, Mama lama banget nggak pulang-pulang" sambil meluk erat, uuuh... gemesin. Kalau suami gimana? nggak perlu saya ceritakan detailnya ya, malu hehehe...

Kloter terakhir dengan teman-teman dari Semarang

 Pulang dengan membawa segudang ilmu dan seribu cerita

Terima kasiiiiih pake banget, sudah sanggup membaca cerita saya sampai selesai, semoga bisa memberikan info seputar diklat di BDI Denpasar dan membangkitkan kenangan manis buat para peserta diklat desain grafis angkatan Asmindo. Apa yang paling kamu kangenin? 

"Semangat terus berkarya teman-teman Asmindo" by Nurul Fitriyah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar